MIMPI RUSTONO, “TEMPE SEBAGAI MAKANAN DUNIA” JADI KENYATAAN

Rustono, Tempe, Tempeh, Rusto's Tempeh, Cerita, Motivasi, Inspirasi, Renungan

Nama yang tidak asing di seantero Jepang, Rusto's Tempeh dan Rustono. Dua nama yang saling berkaitan. Nama pertama adalah produk tempe dan nama kedua adalah pemilik Rusto's Tempeh. Produknya tempe yang begitu mengemuka di seantero Jepang. Bisa disebut sebagai leader untuk produk tempe di Jepang.

Rustono, pengusaha tempe, kelahiran Grobogan, memulai bisnisnya dari nol bersama dengan isteri tercinta, Tsuruko Kuzumoto. Bisnis yang dipilih pun berbeda dengan bisnis umumnya. Mimpinya adalah " tempe jadi makanan dunia". Sebagai langkah awal adalah mentempekan terlebih dahulu di Jepang. Tak mudah terwujud tetapi berkat keuletan dan kerja kerasnya terwujud juga mimpinya. Bahkan mampu mempunyai pabrik tempe di atas tanah seluas 4.000 meter persegi.

Awal merintis usaha tentu tak semudah membalikkan telapak tangan. Berbagai penolakan dari restoran di Jepang diterimanya dengan lapang dada. Tak satu pun yang mau menerima produknya. Kegigihannya benar-benar teruji.

Ada 2 pilihan saat itu, berjuang terus atau berhenti. Berjuang artinya berani menghadapi kenyataan untuk ditolak dan ditolak lagi. Ternyata pak Rustono memilih untuk tidak menyerah dan terus berjuang. "Saya tidak menyerah. Kalau 1 orang yang menolak artinya masih ada 10 orang lain yang menerima produk saya dan entah mereka dimana menunggu. Itu yang harus saya lakukan, cari 10 orang lainnya yang menerima produk tempe ini". Luar biasa!

Kegigihannya memang berbuah manis, mampu mendirikan pabrik tempe di Jepang. Mampu memproduksi tempe 3.000 bungkus per hari. Mampu menjual di 490 lokasi di Jepang, mulai dari Hokkaido hingga Okinawa, dengan label " Rusto's Tempeh". Luar biasa!

Tempe

Saya masih ingat dengan jelas perkenalan dengan pak Rustono di tahun 2013 saat mengajukan permintaan endorsement untuk buku kedua saya, Aishiteimasu. Pengusaha sukses yang "membumi" mau bekerja keras dan berkotor ria. Bos tempe yang "rela" seharian memotong kayu di gunung. Saat saya tahu situasinya beliau sedang "berjuang" menuju lokasi pabriknya dalam kondisi hujan salju. Sejujurnya, saya takjub sekaligus pening. Dalam hati, "Gilaa, sudah malam, hujan lagi..... masih kerja juga? Ini bos tempe hebat juga, luar biasa. Pekerja keras dan ulet dalam mewujudkan mimpinya. Orang yang langka dan sangat layak diapresiasi. Pantas kalau sukses produk tempenya".

Ada banyak sisi-sisi positif yang membuat mimpi pak Rustono terwujud. Kesuksesan yang bermula dari mimpi. Tentu saja mimpi saja percuma kalau tidak diwujudkan dengan kerja keras. Keuletan, kegigihan, kerja keras, positive thinking, mental juara dan seabrek hal-hal positif lainnya yang mendukung kesuksesan Rusto's Tempeh. Seperti halnya yang selalu diungkapkan Andrie Wongso, Motivator No 1 di Indonesia, "Success is my Right"! Berani mimpi, berani mencoba, berani berjuang, berani gagal, berani sukses!

Sumber: Cerita Motivasi & Inspirasi

0 Response to "MIMPI RUSTONO, “TEMPE SEBAGAI MAKANAN DUNIA” JADI KENYATAAN"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel